Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

https://www.uhamka.ac.id/reg

Pro Lingkungan, Muhammadiyah Dukung Program Kementerian LHK

Pro Lingkungan, Muhammadiyah Dukung Program Kementerian LHK JAKARTA, KRJOGJA.com - Setelah bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ul...

Pro Lingkungan, Muhammadiyah Dukung Program Kementerian LHK

JAKARTA, KRJOGJA.com - Setelah bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di penghujung tahun 2017 lalu, di awal tahun 2018 ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya beserta seluruh pejabat Eselon I KLHK berkunjung ke kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya â€" Jakarta.

Kedatangan Menteri LHK diterima langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Sekretaris Umum Abdul Mu'ti, Ketua Bidang Lingkungan Hidup Hajriyanto beserta jajaran lainnya. Selain menggelar diskusi, pada kesempatan tersebut juga membahas penguatan kerja sama sebelumnya dan rencana kerjasama bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan kedepan.

Siti Nurbaya yang mengatakan dirinya juga anak Muhammadiyah, sengaja datang dengan rombongan besar untuk silaturahmi. "Kami datang dan berharap dapat catatan-catatan dan masukan dari Muhammadiyah, walau pun sebelumnya sudah sering bekerjasama namun kedepan perlu ditingkatkan", katanya.

Haedar Nashir juga sangat berterima kasih atas kunjungan Menteri LHK dengan rombongan paling lengkap dibandingkan kunjungan serupa lainnya. Dikatakan Haedar, Muhammadiyah adalah lembaga dakwah mitra pemerintah yang bergerak di bidang Amar Makruf, Nahi Mungkar (mengajak pada kebaikan dan mencegah pada kemungkaran). Sejak tahun 2000, Muhammadiyah sudah bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan mempunyai Majelis Lingkungan yang konsern mengurusi lingkungan hidup.

"Muhammadiyah juga ikut melaksanakan program-program pro-lingkungan. Kami sudah melakukan pelatihan mubaligh lingkungan, dan sudah beranggotakan 1.000 orang. Selain itu, ada Program Audit Lingkungan Mandiri Muhammadiyah (ALiMM) untuk bangunan ramah lingkungan, serta pengembangan sekolah hijau green school," jelas Haedar.

Ditambahkan Hajriyanto, selain pendekatan fisik, Muhammadiyah juga menekankan pendekatan moral dalam pendidikan lingkungan. “Muhammadiyah punya program Shodakoh Sampah, Panen Air Hujan, dan Sekolah Sungai di Yogyakarta, yang bermanfaat untuk menanamkan moral dan spiritual kepada masyarakat. Dalam Shodakoh Sampah, juga terkandung makna bahwa sampah itu bukan hanya dibuang, tapi juga bernilai ekonomi dan ibadah”, tambah Hajriyanto. (*)

Sumber: Google News | Koranmu Jakarta